Bagian ketiga dari manga “Ancient Warrior Haniwa” karya Kenji Taketomi, berjudul “Arc Memori Pengembaraan”, dimulai pada edisi Manga Action yang dirilis hari ini, 18 Juni.

“Ancient Warrior Haniwa” adalah manga aksi yang menceritakan pertempuran antara Haniwa, pahlawan yang menenangkan roh tanah liat kuno, dan patung tanah liat misterius bernama Dogu, yang menyebabkan kerusakan dan pembunuhan dengan kekuatan yang tidak diketahui manusia. Dalam bab pertama “Arc Memori Pengembaraan”, berjudul “Bab Kofujikawa”, cerita dimulai dengan percakapan antara Makio, yang akan berangkat sebagai pejuang Haniwa, dan ibunya. Meskipun menerima kata-kata penyemangat dari sang ibu, Makio tidak bisa melupakan kenangan menyedihkan tentang persaingannya dengan saudara tirinya dalam mengasah kekuatan sebagai pejuang Haniwa.

Hari ini juga menandai peluncuran crowdfunding “Proyek Haniwa Phase 1” untuk merayakan dimulainya serial “Arc Memori Pengembaraan”. Proyek ini bertujuan untuk membuat kostum Haniwa (Kaya) setinggi sekitar 170 cm yang mirip dengan yang ada di manga, serta membuat PV (promosi video) versi live-action. Pembuatan kostum ini akan dikerjakan oleh ahli spesial efek Daisuke Sato dan akan diawasi oleh seniman efek khusus Keizo Murase, yang dikenal karena karyanya di “Mothra” dan “Gamera”. Sebagai imbalan bagi pendukung crowdfunding, akan tersedia DVD pembuatan kostum, buku dokumentasi proyek, dan kesempatan tampil sebagai figuran di PV. Crowdfunding ini akan berlangsung hingga 30 Juli.